Jumat, 09 Juni 2017

PropertiKu Syariah|Rumah di Bogor|Rumah di Cianjur| berbagi Informasi dan Pengetahuan | 087720062100

KEKAYAAN KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB R.A


KEKAYAAN KHALIFAH UMAR BIN KHATTAB R.A
copy paste kiriman kang wiwit by wa

Ingat perkataan Umar bin Khattab bahwa ia tak pernah bisa mengalahkan amal sholeh Abu Bakar? Itu artinya, siapapun tak bisa menandingi jumlah sedekah dan infaqnya Abu Bakar As-Shiddiq.

Lantas, bagaimana dengan kekayaan Umar bin Khattab sendiri? Khalifah setelah Abu Bakar itu dikenal sangat sederhana. Tidur siangnya beralaskan tikar dan batu bata di bawah pohon kurma, dan ia hampir tak pernah makan kenyang, menjaga perasaan rakyatnya. Padahal, Umar adalah seorang yang juga sangat kaya.

Ketika wafat, Umar bin Khattab meninggalkan ladang pertanian sebanyak 70.000 ladang, yang rata-rata harga ladangnya sebesar Rp 160 juta—perkiraan konversi ke dalam rupiah. Itu berarti, Umar meninggalkan warisan sebanyak Rp 11,2 Triliun. Setiap tahun, rata-rata ladang pertanian saat itu menghasilkan Rp 40 juta, berarti Umar mendapatkan penghasilan Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan.

"Berarti Umar ra mendapatkan passive income sebanyak Rp 2,8 Triliun setiap tahun, atau 233 Miliar sebulan!".
(Fikih Ekonomi Umar ra, penerbit Khalifa, hal. 47 & 99, konversi pada saat harga dinar Rp 1,2 juta)

Umar ra memiliki 70.000 properti. Umar ra selalu menganjurkan kepada para pejabatnya untuk tidak menghabiskan gajinya untuk dikonsumsi. Melainkan disisakan untuk membeli properti. Agar uang mereka tidak habis hanya untuk dimakan.

Kenapa harus properti?

1. Karena sahabat kaya raya lewat properti
2. Karena Allah tidak ciptakan bumi yang kedua, sehingga harganya makin mahal
3. Karena harga properti naik terus dan tidak fluktuatif
4. Karena properti adalah investasi terbaik dan teraman
5. Karena properti memiliki dua keuntungan : Capital gain dan cash flow
6. Karena bumi ini harus diwarisi oleh kaum yang taat kepada Allah saja.

Namun begitulah Umar. Ia tetap saja sangat berhati-hati. Harta kekayaannya pun ia pergunakan untuk kepentingan dakwah dan umat. Tak sedikit pun Umar menyombongkan diri dan mempergunakannya untuk sesuatu yang mewah dan berlebihan.

Menjelang akhir kepemimpinan Umar, Ustman bin Affan pernah mengatakan, “Sesungguhnya, sikapmu telah sangat memberatkan siapapun khalifah penggantimu kelak.”

Subhanallah!
Semoga kita bisa meneladani Umar bin Khattab.

Yaa Allah Seandainya kami bisa Seperti Sayyidina Umar Bin Khattab RA
Insya Allah kita semua bisa
Kita mulai jejak sayyidina Umar lewat jalan Pembelian Rumah Syari'ah Tanpa Bunga, Tanpa Denda, Tanpa Sita, Tanpa BI Checking,. Yang Pasti Tanpa Riba.


Propertyku Syariah
Properti Halal Berkah
Keken Sukendar
WA 0877 2006 2100/ 0831 1287 2188